Ribuan Warga Kekurangan Air Bersih Akibat Kemarau Berkepanjangan

oleh -
oleh
Ilustrasi

Baca Juga: Tebar Kebaikan, Santri Dukung Ganjar Beri Bantuan Power Amplifier ke Majelis Taklim Al-Mukmin di Palu

Baca Juga: Proyek Jalan Nasional Wilayah Satu Sulteng Gunakan Material Ilegal, APH Diminta Jangan Tutup Mata

Disebutkannya, kekeringan yang melanda Desa Wonomerto disebabkan karena sumber air yang mengering. Sedangkan Desa Durenombo disebabkan rusaknya mesin penyedot air sumur bor Pamsimas yang merupakan satu- satunya sumber air bersih utama desa tersebut.

“Untuk Desa Wonomerto sudah tidak minta bantuan air bersih, sumber air sudah kembali bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga,” terangnya.

Untuk mesin Pamsimas Desa Durenombo, masih dalam perbaikan, sebagai antisipasinya BPBD bersama pihak Pemdes sudah menemukan sumber mata air yang rencana akan dilakukan pipanisasi.

Baca Juga: Proyek Lapangan Desa Kinopasan Bermasalah, Kades Malas Ngantor

“Selain itu juga masih dalam pembuatan sumur bor kedua,” terangnya.

Kemarau panjang juga mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan yang hingga 24 Agustus tahun ini sudah terjadi 4 kali.

“Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hingga 24 Agustus sudah 4 kali terjadi, untuk kebakaran lahan 2 kali sedangkan kebakaran hutan 2 kali,” ujarnya.***