Karena itu pula Kepala Balitbangda Kabupaten Donggala, Ardin Thayeb mengatakan optimis dari hasil kajian ini pihaknya akan menyerahkan pada pemerintah Kabupaten Donggala, terutama bagi OPD terkait untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya. Muhammad Nadjib dalam pemaparannya menawarkan sebuah draf konsep untuk pengembangan kota Donggala sebagai ibu kota kabupaten dan sekaligus sebuah kota yang maju. Ada tiga pokok inti dipaparkan, pertama tentang potensi dari sudut kepentingan ekonomi yang perlu dikembangkan secara bertahap melalui perencanaan percepatan dan revitalisasi kawasan kota sebagai pengembangan ekonomi. Kedua, masalah kondisi fisik spasial dan fungsi perkotaannya mengalami perubahan pertumbuhan sebagai kawasan strategi kabupaten memunculkan beberapa permasalahan pembangunannya. Ketiga, perlu dilakukan analisis menyeluruh yang konmprehensif rasionalistik untuk mewujudkan Kota Donggala.
Dalam seminar tersebut, Wakil Bupati Donggala, Moh Yasin optimis dari hasil kajian nantinya akan jadi acuan untuk menanganan kota Donggala yang lebih baik.
“Ibu kota ini ibarat sebuah gerbang untuk melihat ke dalam dan melihat keluar. Kalau gerbangnya bagus makan pandangan orang akan memandang yang lain pun pasti bagus, sehingga Donggala sebagai gerbang ke depan harus dimaksimalkan pengelolaannya dari aspek heritage,” kata Yasin. (JAMRIN AB).***






