Tak Ada Kesengajaan Pemadaman Listrik, Ini Kendala Listrik Padam

oleh -
oleh
Pemadaman listrik di Ampana disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu. (Foto : Posrakyat)

Lanjut Rahman, “adapun Beban Puncak Sistem Ampana sebesar = 10.500 kW maka dengan ini kami mengalami defisit sebesar = 4.100 kW. Untuk mengatasi defisit tersebut, kami melakukan pemadaman bergilir dan kami lakukan pengalihan supply listrik sebagian ke sistem kelistrikan Luwuk dan Poso. Adapun daerah yang kami alihkan ke sistem luwuk yakni Kelurahan Bunta 2, Desa Pongian, Desa Nangaon-Nangaon, Desa Tuntung, Desa Longolian, Desa Toima, Desa Matabas, Desa Koili, Desa  Huhak, Desa Lontio, dan Desa Balanga.”

“Sedangkan daerah yang kami alihkan  ke sistem Poso yakni Pandelengi, Desa Sansarino, Desa Padang Tumbuo, Desa Buntongi, Jompi dan Kecamatan Ulubongka,” tandasnya.

Rahman juga menjelaskan penyebab sering black out yakni seringnya cuaca buruk dalam 1 minggu terakhir yang menyebabkan banyaknya pohon tumbang dan menimpa jaringan. Dahan kelapa yang jatuh dan terkena jaringan, binatang yang kena jaringan SUTM, saringan air PLTA hack yang tiba-tiba tersumbat sampah karena banjir juga menjadi penyebabnya.

“Alhamdulillah, tadi 1 unit PLTU bergabung kembali sehingga yang padam sudah di normalkan dan sebagian yang di alihkan ke sistim Poso sudah masuk ke sistim Ampana. Kecuali Marowo yang masih bergabung dengan sistim Poso. Olehnya dengan  padamnya listrik yang terjadi  kami dari pihak PLN menyampaikan permohonan maaf jika pelayanan kami belum maksimal sehingga atas kejadian yang terjadi, kami akan berupaya untuk terus meningkatkan kinerja dengan baik,” tutupnya. [Jefry]

Editor : RE