Menurut Anwar, tiga warga Morowali yang mengaku belum diberangkatkan umrah oleh panitia saat itu akan segera ditindaklanjuti.
“Kalau memang panitia Pemda Morowali waktu itu belum mengurusnya, ya kita akan urus. Namun mestinya mereka melapor lebih awal, agar saya bisa langsung membantu. Sebab undian umrah itu adalah program Pemda Morowali, bukan urusan pribadi saya,” jelas calon Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2 tersebut.
Anwar juga menyatakan kesiapan untuk menyelesaikan masalah ini secara pribadi jika panitia tidak mampu menyelesaikannya.
“Kami memohon maaf kepada bapak dan ibu yang belum berangkat umrah. Saya tidak mendapatkan informasi soal ini selama bertahun-tahun. Jika panitia dan Pemda Morowali tidak bertanggung jawab, saya siap menyelesaikannya secara pribadi, meski sejak awal ini adalah tanggung jawab panitia HUTDA yang menggunakan dana APBD,” tutup Anwar Hafid.






