PosRakyat.com – Kualitas pekerjaan proyek jalan ruas Desa Tanampulu menuju Desa Malino, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, menuai sorotan dari masyarakat. Warga menilai material timbunan sirtu pada proyek tersebut diduga terlalu tipis, bahkan di sejumlah titik disebut tidak dilakukan penimbunan sama sekali.
Salah seorang warga Desa Malino yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, ketebalan timbunan di ruas jalan Tanampulu–Malino dinilai tidak merata.

“Ini yang kami pertanyakan, kenapa timbunannya terlihat tipis. Bahkan ada titik yang sama sekali tidak ditimbun dan hanya diratakan menggunakan alat,” ungkapnya kepada PosRakyat.com.
Baca Juga: Longsor Gunung Pascagempa Sigi Sisakan Trauma, PSI Peduli Bantu Warga Bangkit
Baca Juga: PSI Peduli Hadir di Lembantongoa, Salurkan 2.000 Paket Bantuan hingga Trauma Healing untuk Anak


Menurutnya, salah satu titik yang diduga tidak mendapat timbunan berada tidak jauh dari rumahnya. Di lokasi tersebut, badan jalan disebut hanya diratakan menggunakan grader.
“Mulai dari jembatan sampai depan sekolah, kurang lebih sekitar 200 meter, itu hanya diratakan saja tanpa timbunan. Masih banyak titik lain yang juga hanya diratakan,” ujarnya.
Warga juga menyoroti tidak adanya saluran drainase di sepanjang ruas jalan tersebut. Padahal, menurut mereka, saluran air sangat penting untuk menjaga kondisi jalan saat musim hujan.
“Kami sempat mempertanyakan soal saluran air, karena menurut kami jalan itu harus memiliki drainase. Tapi sampai pekerjaan selesai ternyata tidak dibuat,” katanya.

