Warga Tewas Diterkam Buaya, Kapolres Touna Minta BKSDA Sulteng Lakukan Edukasi

Redaksi
Ilustrasi
A-AA+A++

PosRakyat – Maraknya korban yang diterkam buaya di kabupaten Tojo Una – Una (Touna) mendapat tanggapan serius dari Kapolres Touna, AKBP. S. Sofyan.

Melalui Kapolsek Una-una IPTU Maryanto menyampaikan agar pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulteng segera memberikan pesan penting dan membuat zona aman kepada masyarakat untuk mencegah bertambahnya korban jiwa.

Baca Juga: Warga Touna Tewas Diterkam Buaya di Belakang Rumahnya

Baca Juga: Banjir Bandang di Desa Huhak Tutup Akses Jalan Trans Sulawesi

“Perlu kiranya ada koordinasi antara stakeholder pemerintah daerah dan BKSDA untuk melakukan edukasi kepada warga untuk dibuatkan zona aman diseputaran pemukiman warga khususnya desa desa yang di anggap rawan buaya,” katanya, Kamis, 6 Juni 2023.

Hingga saat ini sudah dua warga yang tewas diterkam buaya yakni Amir Lahai (32) asal desa Tobil kecamatan Togean yang tewas diterkam buaya pada 30 Juni lalu saat beraktivitas di sekitar pantai desanya.

Baca Juga: Masyarakat Keluhkan Lubang Menganga di Jalan Diponegoro Kota Palu, BPJN Sulteng Diminta Segera Lakukan Perbaikan

Baca Juga: HUT Bhayangkara Ke-77, Polri Makin Dekat dengan Rakyat

Kemudian, kejadian hari ini seorang perempuan bernama Ayuni Mahmud (21) asal dusun 3 Pulau Salaka desa Kavetan ditemukan meninggal dunia dirumahnya akibat diterkam Buaya pada Kamis 6 Juli 2023 sekira pukul 05.00 Wita.***

(JF)