PosRakyat – Pelaksanaan pekerjaan Proyek Recontruction Of Islamic University of Palu (ROIUO) yang dikerjakan oleh PT Totalindo Eka Persada, TBC (TEP), PT Djasa Ubersakti (KSO) dalam lingkunga Universitas Islam Negeri (UIN) Palu dinilai lamban.
Pasalnya, proyek berbandrol Rp. 129.8 Milyar dengan sumber dana Asian Development Bank (ADB) itu berkontrak sejak tahun 2020 dan sudah melakukan adendum kontrak pada tahun 2021 dengan waktu pelaksanaan 507 hari kalender.
Namun, berdasarkan amatan media ini beberapa waktu lalu, tampak volume pekerjaan belum sesuai target, jika kontrak berakhir pada bulan September mendatang.
Sejumlah bangunan terlihat masih terpasang scafolding namun tidak terlihat aktifitas pekerja, hanya pada bangunan lainnya nampak sejumlah tukang yang masih bekerja melakukan pemasangan batu-bata.
Aktifitas pekerja terlihat lebih banyak pada pekerjaan pemasangan papin, yang jumlahnya juga tidak seberapa padahal waktu masih menunjukkan pukul 14.42 wita.
Di lokasi pekerjaan juga masih terpasang Crane dan terlihat 1 unit alat berat (Excavator) yang sedang aktif bekerja.






