Jembatan Maleali Parimo Hampir Putus Dihantam Banjir, BPJN Sulteng Gercep Lakukan Penanganan Darurat

oleh -
oleh
Jembatan Maleali 9 di ruas Sausu - Tumora di Kabupaten Parimo rusak dihantam banjir. Penanganan sementara menggunakan kayu sambil menunggu jembatan Bailey dalam perjalanan menuju lokasi, Minggu, (8/6). Foro: Ist

PosRakyat — Jembatan Maleali 9 yang berada di ruas Sausu–Tumora, tepatnya di Desa Maleali, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, nyaris putus akibat banjir bandang yang terjadi pada Minggu (8/6) pagi. Banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan oprit jembatan amblas.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, Dadi Muradi, ST., MT, dalam keterangan tertulisnya kepada posrakyat.com, Minggu siang, (8/6/2025) mengatakan, bahwa setelah mendapat laporan pihaknya bergerak cepat (Gercep) melakukan penanganan darurat dengan memasang jembatan kayu sementara agar kendaraan kecil tetap bisa melintas.

Jembatan Bailey sepanjang 15 meter yang disiapkan BPJN Sulteng untuk penanganan jembatan Maleali 9 yang terancam ambruk akibat banjir, Minggu, 8/6. Foto: Ist

Baca Juga: Pemprov Sulteng Salurkan 37 Ekor Sapi Kurban Bantuan Presiden dan Gubernur

Baca Juga: Usai Sholat Id di Sigi, Menteri Transmigrasi Nyetir Sendiri Didampingi Gubernur Sulteng

“Kami sudah mengerahkan tim ke lokasi dan tengah memobilisasi jembatan Bailey sepanjang 15 meter dari workshop. Diharapkan siang ini sudah tiba di lokasi dan langsung dirakit,” ujar Dadi Muradi dalam keterangannya.

Proses mobilisasi jembatan Bailey sepanjang 15 meter oleh BPJN Sulteng untuk penanganan jembatan Maleali 9 yang terancam ambruk akibat banjir, Minggu, 8/6. Foto: Ist