PosRakyat.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi, perwira menengah, serta ASN Polri. Pergeseran jabatan ini juga menyentuh jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng), mencakup 10 pejabat utama dan tiga kapolres.
Rotasi dan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tertanggal 15 Desember 2025 sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi di tubuh Polri.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono dalam keterangannya kepada wartawan menjelaskan, bahwa mutasi jabatan merupakan hal rutin dalam dinamika organisasi Polri guna meningkatkan kinerja dan profesionalisme personel.
“Mutasi ini merupakan dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran dan promosi jabatan, sekaligus peningkatan profesionalisme setiap personel Polri,” ujar Djoko Wienartono, Sabtu (20/12/2025).
Baca Juga: Anwar Hafid: Cari Penebang Pohon di Depan Rujab Gubernur Sulteng, Siapa pun Pelakunya Wajib Ganti
Baca Juga: Nikel Jalan Terus, Jalan Rusak Dibiarkan: Mahasiswa Soroti Ketimpangan di Morowali
Lanjut Kabidhumas, rotasi dan mutasi tersebut tertuang dalam lima Surat Telegram Kapolri, masing-masing bernomor ST/2781/XII/KEP./2025, ST/2781 A/XII/KEP./2025, ST/2781 B/XII/KEP./2025, ST/2781 C/XII/KEP./2025, dan ST/2781 D/XII/KEP./2025. Seluruh surat telegram tersebut ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Pol Dr. Anwar.
Sementara di jajaran pejabat utama Polda Sulteng, sejumlah posisi strategis mengalami pergantian. Kombes Pol Asep Ahdiatna yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Sulteng, diangkat sebagai Irwasda Polda Bali. Jabatan Irwasda Polda Sulteng kini diemban Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya Tingkat I Itwasum Polri.
Pergantian juga terjadi pada jabatan Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Sulteng. Kombes Pol Drs. Slamet Riyadi dirotasi sebagai perwira menengah Polda Sulteng dalam rangka persiapan pensiun. Posisi Karolog selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Stefanus Michael Tamuntuan.






