POSRAKYAT.COM -Catatan Depertemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) sejak Maret 2020 sebanya 701 orang kehilangan pekerjaannya akibat virus corona.
Komisaris Biro Statistik Departemen Tenaga Kerja AS William Beach mencatat virus corona memberikan dampak buruk terhadap laporan ketenagakerjaan.
“Kami masih bisa mendapatkan perkiraan dari dua survei kami yang memenuhi standar BLS untuk akurasi dan keandalan,” kata William dikutip Republika dari Reuters, Sabtu (4/4).
Selain itu, kata dia, daftar gaji juga paling curam sejak Maret 2009 dan mengakhiri rekor kenaikan pekerjaan hingga September 2010. Hal tersebut terjadi karena sebanyak 459 ribu orang kehilangan pekerjaan di industri hiburan dan perhotelan, terutama pada layanan makanan dan minuman.
AS juga mencatat terjadi penurunan dalam perawatan kesehatan dan bantuan sosial. Begitu juga dengan penurunan layanan profesional dan bisnis, perdagangan ritel, serta manufaktur dan penggajian konstruksi.






