“Yang ironisnya orang tua Anak itu tidak datang, hanya seorang anggota polisi yang menjemput,” tutur Kusno.
“Tidak wajarlah anak saya perempuan di suruh tidur dalam satu kamar dan berlainan Aqidah,” ucap Kusno.
Dari kejadian itu dirinya mengambil keputusan menyuruh anak-anaknya (Aulia dan Puput) untuk mengosongkan rumah dan dikunci.
“Karna saat itu saya berada di kota Poso,” cerita Kusno.
Oknum Polri inisial D dihubungi Posrakyat.com untuk kepentingan konfirmasi tidak menjawab media ini.
Sementara itu Kapolres Touna AKBP Boyke Karel Wattimena, dihubungi juga enggan berkomentar soal kasus tersebut.
“Oke sudah ditangani oleh Kasat reskim. Nanti langsung tanya sama Kasat reskrim,” jelasnya.
Mengapa Kasat Reskrim yang menangani?, karena di dalam kasus ini terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan mantan istri Kusno bernama Siti, oleh Aulia dan Puput. Kini Aulia dan Puput ditahan di Polres Touna.
Penulis Tim Investigasi: Jepr/Situr






