Alokasi Anggaran Kementrian PUPR Capai 110 T

oleh -
oleh
Gubernur Sulteng, Longki Djanggola menyerahkan penghargaan Karya Satya kepada ASN, pada peringatan Hari Bakti PUPR, Senin (3/12/2018). [Humas Pemprov]

Pada akhir tahun 2018 Kementrian PUPR Gubernur Longki kembali menekankan bahwa pemerintah fokus menyelesaikan pekerjaan yang sudah diprogramkan dan menjaga komitmen untuk mencapai prognosis sebesar 93 persen sesuai target yang disampaikan saat Rakornas Kementerian PUPR pada November 2018 yang lalu, dengan tetap menjaga keselamatan kualitas dan keamanan hasil pekerjaan.

Upacara tahun ini sedikit berbeda dari biasanya. Pasalnya, pelaksanaan upacara ini rata-rata menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah, bahkan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, yang bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) mengenakan baju Batik Tenun Donggala serta menggunakan siga yang merupakan pakaian khas suku Kaili.

Dalam sambutan tertulisnya Menteri M. Basuki Hadimuljono yang dibacakan Gubernur Longki, juga menceritakan perjuangan 21 orang pegawai PU yang menjaga Gedung Sate di Bandung dari serangan pasukan sekutu. Dalam peristiwa tersebut gugur 7 orang pegawai yang saat ini dikenal sebagai pahlawan Sapta Taruna. Kekompakan dan semangat juang yang luar biasa dari pahlawan Sapta Taruna tersebut selalu menjadi inspirasi setiap Insan PUPR dalam menjalankan tugas, khususnya pada saat pembangunan infrastruktur yang telah menjadi prioritas dalam rangka mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain. Hari Bakti PU tahun ini mengangkat tema ‘Bakti PUPR bangun infrastruktur mempersatukan bangsa’.

Upacara hari Bakti ke 73 PU tingkat provinsi juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Karya Satya 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun kepada ASN di lingkup PUPR.

Penulis; Bob Shinoda