Dia berharap dengan turunnya anggaran BTT sebesar 11 miliyar pada kegiatan pelaksanaan penanganan darurat sungai Tuweley dapat mengatasi masalah banjir yang ada di Tolitoli khusus di sungai Tuweley.
Kunjungan Anggota Badan Anggaran (Banggar) di DPRD Propinsi Sulteng ini bersama konsultan pengawasan dan konsultan perencanaan pekerjaan.
Sementara konsultan perencanaan Fadli di konfirmasi terkait progres pekerjaan yang telah dicapai mengatakan sejak November 2021 sampai saat ini progres pekerjaannya telah mencapai 65 persen, dan yang telah di bayarkan kepada pihak pelaksana baru sekitar 30 persen atau sekitar Rp 3 miliyar lebih.
“Kalau dana BTT sistim pembayarannya lain, di kerja dulu baru di bayar, dan saat ini progres pekerjaannya sudah melebihi dana yang telah di bayarkan,” pungkasnya.***
Penulis: RM






