BPJN Sulteng Sebut Jalan Nasional di Morut Rusak Berat Akibat Aktivitas Tambang

oleh -
oleh
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, Bambang Razak. Foto: Ist

Dalam peninjauan itu, Gubernur Anwar berjalan kaki di tengah jalan rusak bersama warga yang terjebak kemacetan panjang. Ia bahkan menghubungi langsung Kepala BPJN Sulteng, Bambang Razak, melalui panggilan video untuk meminta langkah darurat perbaikan segera dilakukan.

Baca Juga: Gubernur Minta BPJN Sulteng Segera Tangani Jalan Rusak di Ruas Tompira-Bungku

Baca Juga: Satgas PKA dan PT CAN Sepakati Overlay Peta untuk Ungkap Batas Lahan Sengketa

“Pak Kepala Balai, bisa dilihat ini. Saya lagi di Tompira, macet total gara-gara jalan rusak berat di Bungit Timbe. Masyarakat semua mengeluh. Tolong kalau bisa dipercepat penanganannya,” ujar Anwar Hafid di lokasi.

Ia menegaskan bahwa ruas Tompira–Bungku merupakan jalur vital yang menghubungkan antarkabupaten dan menjadi urat nadi mobilitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor perkebunan, pertambangan, dan perikanan.

“Saya jalan kaki hampir dua kilometer karena macet total. Tolong ini ditangani khusus dulu, ini penting sekali,” tambahnya sambil meminta agar akses jalan segera dibuka untuk warga.

Gubernur Anwar juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah siap berkoordinasi dengan BPJN dan perusahaan tambang di sekitar lokasi untuk mempercepat perbaikan sementara, sambil menunggu penanganan permanen.

Langkah cepat tersebut menjadi bukti keseriusan Anwar Hafid dalam merespons langsung keluhan masyarakat di lapangan, sekaligus mencerminkan semangat program “Berani Tanggap”, bagian dari visi pembangunan Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinannya.