“Kendaraan ini dapat menyuling air payau, air sumur, air sungai, air pam menjadi air bersih hingga sepuluh ton dan yang bisa dikonsumsi sebanyak tiga ton sementara untuk air laut bisa menjadi air bersih sampai setengah ton atau 500 Kg,” Papasnya.
Lanjut Achsan, mobil water treatment ini juga menyedikan keran dengan berbagai fungsi. Selain untuk ukuran gelas, kemasan air mineral 1,5 liter sampai ukuran galon, ada juga keran khusus air dingin dan hangat.
Dengan desain yang kompak dan apik serta dilengkapi trailer bukaan samping dengan menggunakan hidrolik, mobil ini memiliki kapasitas daya saring sampai 3.000 liter per jam dan bisa digunakan untuk menyuling air laut.
Kendaran ini sangat berperan untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi para pengungsi kebakaran ini, dan sudah banyak warga yang memanfaatkan keberadaan mobil ini untuk memenuhi kebutuhan air minum mereka selama di pengungsian.
Danki Brimob Tolitoli juga mengatakan, selain mobil water treatment, Brimob Polda Sulteng juga menyediakan satu unit truk dapur lapangan beserta personil pendukung dibawah pimpinan Iptu Umar Ali.
Di mobil truk dapur lapangan ini, para personil Brimob Polda Sulteng menyiapkan 100-150 porsi makanan untuk satu kali waktu makan dengan total 300 – 450 porsi per hari yang anggarannya didapat dari bantuan seluruh relawan maupun BPBD Kabupaten Tolitoli. (Cimok / S Wijaya)






