Untuk potensi resiko stunting di Kecamatan Dako Pemean lanjut Arham A Jacub, terdapat di 1.399 kepala keluarga dengan indikator keluarga pra sejahtera sebanyak 141 KK, tanpa jamban yang layak sebanyak 678 KK serta yang menempati rumah tidak layak huni sebanyak 848 KK. Secara keseluruhan jumlah KK di Dako Pemean sebanyak 2.298 KK dengan jumlah individu dalam keluarga mencapai 8.267 jiwa.
Oleh karenanya, Arham meminta perhatian dan kerjasama seluruh pengurus dan kader PKK di Desa agar menaruh perhatian serius membantu Pemerintah Desa dalam upaya penanggulangan setiap permasalahan tersebut.
Pembukaan Bimtek itu turut dihadiri oleh Pengurus TP-PKK Kabupaten Tolitoli masing-masing Ny. Hj. Endang Mukaddis, Ny. Andi Dharmawaty dan Ny. Nursam, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Dako Pemean Ny. Hasniar Arham dan Sekretarisnya Ny. Hamlia, S.Pd.I, Kepala Desa Lingadan Mashuri, Ketua TP-PKK Desa Lingadan Ny. Mashuri serta Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Dako Pemean Agus Moh. Tahir.***
Penulis: RM






