Cara Sukses Berbisnis dari Ketua Hipmi

oleh -
oleh
Ilustrasi

Pria yang sedang menyelesaikan Disertasi untuk S3 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Airlangga Surabaya ini menambahkan etrepreneurship adalah menciptakan nilai tambah dari keterbatasan dengan cara yang kreatif, mengelola dengan maksimal sumber daya yang dimiliki dan berani menanggung risiko.

“Saya sejak dulu menambang dari tahun 2000 sampai sekarang, jadi saya selalu membangun usaha yang sesuai dengan bidang saya dan masih sama core bisnisnya dengan pekerjaan utama saya. Hulu sampai hilir kita optimalkan,” tuturnya.

Di hadapan mahasiswa UB Mardani menegaskan, jika nanti membuat sebuah usaha, sebaiknya yang masih dalam keahlian atau bidang yang dikuasai. Agar terjadinya kedisiplinan dan konsistensi, karena dua hal tersebut adalah pilar yang akan menopang seorang pengusaha. “Biasanya pengusaha muda memiliki banyak keinginan, misalnya baru usaha pertambangan, langsung ingin buka showroom mobil atau kafe, yang tidak nyambung dengan pekerjaan utama dan bidangnya. Perlu disiplin dan konsistensi,” tegasnya.

Menurut Mardani, mimpi merupakan bahan bakar terpenting dari seorang entrepreneur.”Jemput mimpimu di masa muda, karena itu kunci kesuksesanmu. Mimpi dapat saya katakan bahan bakarnya para entrepreneur atau pengusaha. Setelah tahu apa yang menjadi mimpi kita, pasang target keberhasilan 5-10 tahun ke depan. Fokus untuk meraih target tersebut, dan insha Allah akan terjadi bisnis yang sempurna,” tegasnya.

Sumber : Republika