Kemudian kata Mansur Pondang, yang menjadi prihatin semua kandidat menyerang incumbent tanpa menggunakan data yang akurat.
“Mereka menyerang dan membuka aib tidak menggunakan data, tapi terkesan hanya karena kebencian terhadap Incumbent,” bebernya.
Olehnya, Mansur Pondang mengatakan masyarakat Tolitoli sudah pandai dan cerdas menentukan pilihannya, meskipun pembusukan dimana mana bahkan di setiap orasi kampanye kandidat,
“Mereka tidak sadari, kalau menceritakan kejelekan justru hanya membuat masyarakat tidak simpati,” ujarnya.
“Karena itu maka kami juga minta agar Penyelenggara dalam hal ini KPUD Tolitoli, melakukan evaluasi total mulai dari materi yang disajikan fanelis untuk tidak menjustifikasi kekuasaan. Begitu juga dengan tata tertibnya, para paslon untuk tidak menonjolkan materi yang mendiskreditkan paslon lain,” tambah Mansur Pondang.
(RM)






