DEMA FTIK UIN Datokarama Palu Gelar Seminar Kebangsaan dan Bedah Buku Soeharto, Hadirkan Aktivis 98

oleh -
oleh
Ist

“Kami ingin membuktikan bahwa kampus dapat menjadi media penengah antara pihak yang pro dan kontra terhadap isu pengangkatan Pak Soeharto sebagai pahlawan nasional,” ujarnya.

Ridzki juga menegaskan bahwa DEMA FTIK berupaya menghadirkan pembicara dari berbagai perspektif agar diskusi berlangsung sehat dan konstruktif.

“Itu membuktikan bahwa kami mampu menghadirkan pembicara dari dua sisi pandangan yang berbeda,” lanjutnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat reputasi kampus dan mendorong percepatan pembangunan fasilitas pendidikan di Kampus II UIN Datokarama Palu.

“Semoga kegiatan ini membuat kampus dua semakin dikenal, jumlah mahasiswa meningkat, dan pembangunan fasilitas semakin maju, khususnya di auditorium,” harapnya.