Disorot! PT IMIP Lampaui AMDAL Sesuai Rencana Lingkungan Awal

oleh -
oleh
Andika, Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Bidang Investasi, Peningkatan Fiskal dan Stabilitas Ekonomi. / PosRakyat.com

Pemerintah Pusat Kurang Perhatian, Kerusakan Dimana – mana


PosRakyat – Gagalnya penataan kawasan dan keseimbangan ekologis di lokasi PT Indonesia Morowali Industri Part (IMIP) di kabupaten Morowali provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), akibat kurangnya perhatian dari pemerintah pusat.

“Daya dukung ruang, struktur ruang ekologis, sosial di IMIP sudah tidak karu-karuan. Infrastruktur publik, fasilitas sosial umum dan ekologis sudah di ambang kolaps. Tapi pemerintah pusat tidak memberi perhatian pada hal itu,” kata Andika, Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Bidang Investasi, Peningkatan Fiskal dan Stabilitas Ekonomi, beberapa waktu lalu.

Dia menyebutkan, kawasan PT IMIP berdasarkan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) awal itu hanya memiliki luas sekira 2.000 hektar yang beririsan dengan 11 desa lingkar tambang dan kawasan industri. Saat ini kawasan IMIP itu sudah bertambah luas hingga 3.600 hektar.

“IMIP telah melampaui kapasitas rencana lingkungan awal. Perkembangannya pesat, 350 perusahaan sub kontraktor, 38 tenan, 40 tungku dengan beban limbah slag 10 juta ton per tahun,” katanya.

Lanjut Andika mengatakan, seluruh royalti dari 2 triliun meningkat jadi 5 triliun, dan kesemuanya itu dikutip dan mengalir ke kas pemerintah melalui kementerian keuangan.