Meski Partai Demokrat mengusung agenda perubahan, lanjut AHY, tidak berarti menihilkan apa yang telah dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi selama ini.
“Kami justru menyampaikan penghargaan kepada pemerintah, atas semua kerja kerasnya. Kami yakin, Presiden Jokowi dan pemerintahannya, ingin berbuat yang terbaik. Kami mendoakan, kelak Presiden Jokowi, bisa mengakhiri masa bhaktinya dengan baik,” ujar AHY.
Ada sejumlah hal yang disoroti diantaranya ekonomi dan kesejahteraan, SDM dan Lingkungan Hidup, Hukum dan Keadilan, Demokrasi dan Kebebasan Rakyat serta Tata Negara dan Etika Pemerintahan.
Semua hal itu dikatakan AHY terus diperjuangkan Partai Demokrat dari sekarang dan dimasa depan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC Partai Demokrat Tolitoli, Moh. Nurmansyah Bantilan mengungkapkan jika semangat perubahan dan perbaikan mesti dijaga yang muaranya adalah untuk kesejahteraan masyarakat.
“Semangat perubahan dan perbaikan ini mesti harus kita rawat, yang muaranya adalah tentu pancasila ke-5, keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Nurmansyah.
“Saya harap seluruh pengurus DPC Partai Demokrat dan jajaran pengurus serta simpatisan dapat mensukseskan 14 agenda perubahan dan perbaikan ini, karena harapan rakyat perjuangan Demokrat,” tambah Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Tolitoli ini.
Lanjut dia, jika Ketua Umum AHY memiliki visi dan misi untuk merubah bangsa ini menjadi lebih baik.
“Supaya rakyat juga tahu, karena ada intrik-intrik politik yang menyampaikan bahwa slogan perubahan dan perbaikan yang diusung oleh AHY, Anies Baswedan, dan koalisi merupakan upaya merubah undang-undang,” tegasnya.
Diakhir kesempatan, selalu pimpinan DPC partai demokrat Tolitoli mengatakan jika kader Partai Demokrat di Indonesia diinstruksikan untuk memperhatikan poin-poin yang disampaikan dalam pidato AHY.
“Kami sebagai kader, tetap patut dan tunduk terhadap apa yang disampaikan oleh ketum kami, mengenai konteks perubahan dan perbaikan,” terangnya.***






