FSN : Mata Rantai Hoax dan Radikalisme Harus Diputus

oleh -
oleh
Ketua FSN Sulteng Muhammad (kanan). [Ist]

Karena itulah, masyarakat harus terus dicerahkan untuk meningkatkan kesadaran bagaimana mencerna informasi yang didapat dari berbagai macam medsos. Apalagi dengan ‘meledaknya’ medsos, kita seringkali membaca situs-situs bukan pada saat berkunjung ke situs tersebut, tapi saat membaca tautan yang dikirim melalui grup medsos. Ironisnya, banyak orang yang menyebarkan tautan tersebut tanpa proses penyaringan yang cukup.

Menurutnya, pemerintah dan aparat kepolisiab sudah bertindak cepat memberikan semacam kampanye baik melalui medsos atau media lain untuk mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dan cek ricek untuk membendung hoax. “Olehnya masyarakat juga harus cerdas terutama saat melakukan aktivitas di dunia maya,” tandasnya.

Jelang pesta demokrasi 17 April mendatang, FSN Sulteng kata Muhammad berharap bisa berlangsung aman, damai dan berkualitas. Sehingga akan melahirkan sosok pemimpin yang betul-betul menjadi kehendak seluruh masyarakat.

” Intinya FSN Sulteng, mendukung terwujudnya situasi yang kondusifitas, sehingga hajatan politik bisa berlangsung aman dan damai ,” pungkasnya.(AM)