Gubernur Sulteng Edarkan Surat Terkait Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021

oleh -
Ilustrasi

Palu, Posrakyat.com – Masa pandemic Covid-19 masih berlangsung di berbagai negara termasuk Indonesia. Indonesia yang memasuki New Normal mulai memberlakukan beberapa kebijakan terkait dunia pendidikan di berbagai jenjang.

Terkait dengan hal ini, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, juga memberlakukan kebijakan yang nantinya akan diberlakukan di Sulawesi Tengah.

Melalui surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah No. 420/356 DIKBUD, terdapat 6 poin penting terkait penyelenggaraan pembelajaran di satuan pendidikan.

Dalam surat edaran tersebut, tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada bulan Juli 2020. Tidak diperkenankan melakukan pembelajaran melalui tatap muka, melainkan melalui Daring/Online/Modul atau sejenisnya. Peraturan ini berlaku di setiap zona wilayah termasuk daerah zona hijau, kuning, orange, dan merah.

Proses pembelajaran ini berlaku untuk semester gasal tahun ajaran 2020/2021 (Juli-Desember). Untuk selanjutnya, kemungkinan Gubernur akan mengeluarkan peraturan baru seiring dengan perkembangan kasus Covid di Sulawesi Tengah pada khususnya.

“Untuk satuan pendidikan Paud, SD, SMP, serta Satuan Pendidikan Non-Formal yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota, kecuali Satuan Pendidikan Terpadu Madani dan Satuan Pendidikan RI/MI/MTs/MA dan satuan pendidikan keagamaan lainnya yang menjadi kewenangan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, agar membuat kebijakan tersendiri, namun tidak bertentangan dengan kebijakan Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.”

Surat edaran tersebut juga melarang dilakukannya Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk siswa baru dengan mengumpulkan siswa di satu tempat.

Surat edaran tersebut juga akan terus ditinjau kembali terkait perkembangan dan kebijakan pemerintah terkait penyebaran Covid19 secara nasional.

 

Penulis : RE

loading...