PosRakyat.com – Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di Sulawesi Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua HPA, Ashar Yahya, di Palu, Kamis (16/4/2026). Ia menegaskan peran Polri, khususnya Polda Sulawesi Tengah, sangat strategis dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Menurut Ashar, stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mendukung aktivitas sosial, keagamaan, hingga pembangunan daerah.
Baca Juga: Awal 2026, Laka Lantas di Tolitoli Tewaskan 9 Orang, Kerugian Tembus Rp108 Juta
Baca Juga: Mutasi Besar Kejaksaan Agung, 14 Kajati Diganti: Sulteng Dipimpin Zullikar Tanjung
“Kami dari Himpunan Pemuda Alkhairaat mendukung penuh Polri dalam menjaga harkamtibmas di Sulteng agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ashar juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Sulteng atas pengamanan pelaksanaan Haul Guru Tua 2026. Ia menilai, kegiatan keagamaan yang dihadiri ribuan jemaah tersebut dapat berlangsung lancar dan tertib berkat kesiapan aparat keamanan.
“Terima kasih kepada Polda Sulteng yang telah mengamankan jalannya acara Haul Guru Tua sehingga berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat,” katanya.
Diketahui, Haul Guru Tua merupakan agenda tahunan yang selalu dihadiri jemaah dari berbagai daerah, sehingga membutuhkan pengamanan maksimal guna menjamin kelancaran kegiatan.
Lebih lanjut, HPA juga menyatakan dukungan terhadap rencana pelaksanaan Paskah Nasional yang akan digelar di Markas Komando (Mako) Brimob Kabupaten Sigi pada 24–26 April 2026.
Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Sulawesi Tengah.
“HPA mendukung penuh pelaksanaan Paskah Nasional di Mako Brimob Sigi. Ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan lintas agama di Sulteng,” ujarnya.
Ashar menambahkan, Sulawesi Tengah merupakan daerah dengan tingkat keberagaman suku, budaya, dan agama yang tinggi. Karena itu, menjaga kerukunan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memperkuat harmoni sosial sebagai fondasi utama terciptanya keamanan yang berkelanjutan.
“Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan beragama demi terciptanya harkamtibmas yang aman dan damai di Sulteng,” ajaknya.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan perlu terus diperkuat. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dinilai mampu mendukung tugas kepolisian dalam menciptakan situasi yang kondusif.
HPA juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi toleransi di tengah perbedaan, terutama menjelang berbagai agenda keagamaan ke depan.
Dengan dukungan berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan, stabilitas keamanan di Sulawesi Tengah diharapkan tetap terjaga. Kondisi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, HPA menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.







