Imam juga menambahkan, konsolidasi HPN Sulteng di kabupaten dan kota agar kemudian ada semacam klasifikasi pada para pengusaha yang tergabung di HPN.
Klasifikasi para pengusaha yang tergabung dalam HPN ujar Imam, maksudnya adalah harus melakukan sinergi, misalnya market apa yang membutuhkan komoditi dari daerah ini, maka yang dibutuhkan juga pengusahanya dengan komoditi yang sama. Tidak bisa asal menyodorkan pengusahanya. Dengan demikian diharapkan akan tumbuh keadilan bagi para anggota HPN.
Yang jelas tambah Imam yang juga sebagai Wakil Ketua Umum PP Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), bahwa target utama adalah menumbuhkan kepercayaan bagi pengusaha, serta sikap kemandirian yang harus diutamakan. Mandiri dalam artian bahwa pengusaha tidak usah menunggu bantuan dari pemerintah untuk berkembang, cukup dengan berusaha secara mandiri.***
Penulis: BOB






