Teman temannya lanjut sumber selalu diancam. Dikata katai tidak bagus. Katanya siswa KIP lah (Kartu Indonesia Pintar). Padahal biaya lebih banyak sendiri dari pada bantuan pemerintah. Dan sampai selesai mata kuliah dan diwisuda tidak ada tunggakan.
“Teman teman akan bademo di kampus, menanyakan kejelasan ijazah kami kapan bisa diberikan,” tulisnya.
Direktur Akper Justitia Palu, Rabiah S.S, M. Kes, saat dikonfirmasi tim media ini, Sabtu 9 Maret 2024 sore tidak membalas. Ditelpon tidak diangkat walaupun terdengar nada dering masuk.
Begitu juga Dini, sang operator komputer tidak membalas pesan whatsapp, padahal sudah centang dua. ***
(TIM)






