Ia berharap aparat keamanan terus melakukan pendekatan dengan cara membangun silahturahmi secara rutin agar hubungan emosional terus terjalin.
” Dengan demikian, para eks napi kasus terorisme, tidak akan kembali terpengaruh dengan paham dan idiologi yang menjurus ke aksi terorisme,” tuturnya.
Ia juga berharap pesta demokrasi baik itu Pilpres maupun Pileg dapat berlangsung aman dan damai. Kemudian masyarakat juga dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak golput.
Maraknya berita-berita bohong alias hoax serta ujaran kebencian melalui media sosial, kata WK harus kita ” perangi”, sebab cara-cara tersebut hanya akan memecah belah persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.
Walhasil kata WK sampai saat ini kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Poso tetap aman dan terkendali. (AM)






