“Belum lagi soal kampanye dengan biaya tinggi, pemberian untuk pemilih. Nah, bagaimana Islam memandang kondisi faktual seperti ini, tentu kita mendambakan Pemilu dilaksanakan secara fair,” lanjutnya.
Lewat Ijtima’ Ulama ke-6 yang akan diselenggarakan pada 7-10 Mei mendatang, Asrorun berharap dapat menghasilkan solusi untuk menghadapi kondisi tersebut.
“Harus berdasarkan kepada komitmen memilih yang terbaik, yang berkompeten dan berintegritas. Memiliki komitmen mensejahterakan masyarakat bukan hanya konteks kepentingan sesaat,” kata Asrorun.
Sourse : Detikcom






