Pria yang akrap disapa Kang Irfan ini juga menyampaikan aspirasi yang setinggi – tingginya kepada Pemerintah kota Palu dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), masyarakat dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.
Menurut Kang Irfan, tanpa peran aktif dari pemerintah lokal dan dukungan dari masyarakat setempat, mustahil proyek ini dapat dijalankan dengan baik. Harapannya selama pekerjaan berlangsung kontraktor mendapatkan dukungan sepenuhnya dari berbagai pihak, agar penggantian jembatan ini dapat segera tuntas dan segera dapat dinikmati manfaatnya secara baik..
Hibah jembatan ini senilai JPY2,026,000,000 yang didanai oleh pemerintah Jepang dengan prosedur grant yang diatur oleh JICA. Pembayaran pekerjaan dilakukan langsung melalui pendanaan antar bank di Jepang. Sehingga pihak Indonesia hanya menerima manfaat berupa hibah barang.
“Kita bersyukur masyarakat Palu dan sekitarnya mendapatkan grant dari Pemerintah Jepang berupa pembangunan jembatan ini, tanpa harus repot-repot mengelola dana pembangunan. Jadi kita tinggal memastikan pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan” pungkas Kang Irfan.***






