Iqbal mengaku ditarik di leher baju, diseret dicekik dan diancam dipukul ke tempat agak gelap. Salah satu polisi berpakaian preman sempat melerai.
Sampai hendak meninggalkan tempat razia pun, Iqbal masih diteriaki, “dasar wartawan sore”.
Proses pemeriksaan (BAP) di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulteng sejak tengah malam hingga menjelang Minggu subuh.
Sejumlah jurnalis tetap bertahan di Mapolda Sulteng menunggu BAP selesai.
Sementara itu, juru bicara Polda Sulteng, AKBP Hery Murwono mengatakan belum mendapatkan informasi tentang laporan Iqbal tersebut.
“Saya tanyakan dulu informasinya ke bidang yang bersangkutan,” kata Hery. [***]
Sum: Jurnalsulawesi.com






