“Kita masih melihat hasil investigasi secara menyeluruh dan independen itu nanti apa hasilnya, dari sisi bahannya, dari sisi manajemennya, dari sisi teknis operasionalnya, nanti kita lihat. (Kemudian) kita lihat apa yang harus kita perbaiki. Menurut saya yang bijak seperti itu. Tidak bisa kita (menunjuk) salahnya ini, ini salahnya itu. Ya, semua bertanggung jawab,” kata Abdul Kadir Karding putra daerah Sulawesi Tengah itu saat meninjau Depo Pertamina Plumpang, Selasa lalu.
Baca Juga: Dukung UMKM, Pemerintah Lanjutkan Program KUR Tahun Ini
Abdul Kadir menambahkan bahwa pihaknya akan menunggu hasil investigasi sebelum menentukan langkah yang harus diambil selanjutnya. Ia menganggap bahwa semua pihak harus bertanggung jawab atas terjadinya bencana tersebut, sehingga tidak boleh menunjuk salah satu pihak sebagai penyebab utama.
Menurut Abdul Kadir, pemerintah menawarkan dua opsi untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan, yaitu relokasi atau pembuatan zona pembatas.
Ia berharap agar wacana relokasi warga dibahas secara langsung dengan masyarakat karena menyangkut aspek sosial. Sementara itu, pembuatan zona pembatas dianggap sebagai solusi jangka menengah yang lebih baik untuk memisahkan area kilang minyak dengan pemukiman warga atau masyarakat.***
Sumber: dpr.go.id






