India dan Pakistan telah tiga kali terlibat perang sejak 1947 – dua kali perang pecah di Kashmir pada 1947 dan 1965. Saat kedua negara memiliki senjata nuklir pada 1998, keduanya hampir kembali terlibat perang pada 1999.
Dewan Hubungan Luar Negeri mengatakan kedua negara telah mempertahankan gencatan senjata sejak 2003. Kendati demikian, kedua negara kerap saling melontarkan tembakan di wilayah perbatasan.
Ketegangan pada 2017 lalu disebut terburuk dalam satu dekade. Pada 18 September 2017, gerilyawan bersenjata menyerang pangkalan militer India yang terpencil di Uri, dekat Garis Kontrol, menewaskan 19 tentara India. Itu adalah serangan paling mematikan terhadap angkatan bersenjata India dalam beberapa dekade.
Dan pada 29 September 2017, dua tentara Pakistan tewas setelah bentrokan dengan pasukan India di perbatasan d kedua negara.
Sementara itu, kekerasan kelompok separatis telah menewaskan lebih dari 47 ribu orang sejak 1989. Namun data ini tidak termasuk orang-orang yang dinyatakan hilang sepanjang konflik berlangsung.
Sejumlah kelompok pembela HAM dan LSM menyebut jumlah korban tewas dua kali lebih banyak dari data tersebut. Konflik juga menghancurkan kondisi ekonomi di wilayah itu.
Kashmir, dikenal dengan sebutan ‘surga di bumi’. Wilayah ini dikelilingi kawasan pegunungan bersalju dan kerap dijadikan lokasi syuting film Bollywood. Warga India berbondong-bondong berlibur ke Kashmir saat puncak musim dingin. Namun konflik di wilayah ini juga disebut berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan.
Sumber : Merdeka






