Kualitas Buruk, Proyek Miliaran Jalan Tambun – Bilo Menuai Protes

oleh -
oleh
Pekerjaan talud peningkatan jalan Tambun - Bilo yang rusak parah, diduga akibat rendahnya kualitas dan lemahnya pengawasan dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng. ©Posrakyat.com

Seperti diketahui, pekerjaan peningkatan jalan Bilo _Tambun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulawesi Tengah tahun anggaran 2018 dengan nilai paket sebesar Rp. 7.793.010.000, melekat pada satuan kerja Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, provinsi Sulawesi Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Anton seorang pemerhati pembangunan di kabupaten Tolitoli, Selasa (19/3/2019). Menyayangkan dugaan rendahnya kualitas dari pengerjaan tersebut.

“Hal ini jelas menjadi tanda tanya, bangunan yang belum lama selesai dikerjakan kok bisa rusak secepat itu. Kemudian, taludnya terlihat ukurannya tidak rata, indikasi pengurangan volume tak terhindarkan. Ini patut diduga telah terjadi penyimpangan pada proses pekerjaan tersebut.” Katanya.

Menurutnya, jika pengawasan dilakukan dengan baik, tentunya kualitas juga bisa lebih baik, apalagi menggunakan anggaran yang begitu besar.

“Harusnya rekanan yang mengerjakan sudah profesional, dengan tidak mementingkan keuntungan semata dan tanpa mengedepankan kualitas.” Tandasnya.

Penulis : Zoel