Terlihat aspal di ruas jalan lingkar kota Palu sudah rusak dan hingga saat ini belum dilakuan perbaikan, Selasa, 30 Agustus 2022. Foto: PosRakyat.com
Atas dasar fakta -fakta yang terjadi di lapangan saat ini, Ketua DPD Jaman Sulteng, Moh. Rifaldy, SH juga meminta kepada pihak aparat penegak hukum untuk memeriksa proyek tersebut karena diduga terjadi penyimpangan.
“Jika melihat fakta – fakta tersebut diduga terjadinya penyimpangan dalam hal pelaksana pembangunan tersebut. Olehnya itu, sebagaimana diatur dalam UU jasa kontruksi tahun 2017, kami meminta kepada pihak aparat hukum agar melakukan penyelidikan,” kata Moh. Rifaldy, SH kepada PosRakyat.com, Selasa (30/8).***
Terlihat jalan di ruas jalan lingkar Kota Palu terkelupas. Foto: PosRakyat.comTerlihat retakan memanjang di tebing sisi jalan, dan terancam amblas, diduga timbunan kurang padat. Foto: Pasrakyat.comTampak cor pengancing (Kanstin) paving blok pada item pekerjaan trotoar terlihat tipis dan patah diduga tak sesuai spek. Foto: PosRakyat.comTampak cor pengancing (Kanstin) paving blok pada item pekerjaan trotoar terlihat tipis dan patah diduga tak sesuai spek. Foto: PosRakyat.comTerlihat cor pengancing (Kanstin) paving blok pada item pekejaan trotoar sudah rusak. Foto: PosRkayat.comTerlihat uditch (saluran), sebagian tidak menggunakan lantai kerja. Foto: PosRakyat.comTerlihat talud sudah nampak retakan dan terancam patah. Foto: PosRakyat.comTerlihat kawat bronjong sudah rusak dan dibiarkan begitu saja tanpa ada perbaikan kembali. Foto: PosRakyat.comTerlihat batu dalam bronjong kurang. Foto: PosRakyat.comTerlihat retakan pada jembatan Tondo 1. Foto: PosRakyat.comKodisi paving blok pada trotoar sudah berlubang, diduga tidak sesuai spek. Foto: PosRakyat.com