Menurut kepala bagian medis rumah sakit yang menangani Jisu, Lan Tianbing, ledakan ponsel tersebut menghancurkan secara penuh jari telunjuk Jisu.
Ledakan itu juga menyemburkan pecahan-pecahan kecil badan ponsel yang tajam ke wajah Jisu dan merusak bola mata kanannya.
Operasi berlangsung hingga lima jam lantaran tim dokter harus mencabut pecahan-pecahan badan ponsel yang menancap di kulit wajah dan lengan Jisu.
Belakangan terungkap bahwa ponsel yang digunakan Jisu dan meledak itu adalah sebuah ponsel keluaran perusahaan asal Tiongkok, Hua Tang.
Ibunda Jisu mengaku, ponsel Hua Tang seri VT-V59 yang dibeli sekitar dua tahun lalu itu sempat menjadi miliknya.
Namun, ponsel itu akhirnya diwariskan pada Jisu usai sang ibu membeli ponsel pintar baru.
Hingga kini pihak Hua Tang belum menanggapi apapun soal insiden ledakan tersebut.
SOURCE : (Daily Mail/China News). 





