Fadli menekankan pentingnya pers yang bebas dan bertanggung jawab sebagai cahaya bagi bangsa, terutama di tengah era disinformasi dan pengaruh algoritma digital.
“Pers harus tetap menjadi penuntun kebenaran dan penjaga nurani bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengatakan pentingnya peran strategis pers dalam menyampaikan informasi akurat serta meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu penting, termasuk ketahanan pangan.
Adapun tema HPN 2025, “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa,” dinilainya sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga memastikan distribusi yang merata dan keterjangkauan bagi masyarakat,” ujar gubernur Kalsel.
Malam Gala Dinner HPN 2025 ini turut dihadiri Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Dr. Ir. Roy Rizaldi Anwar, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, serta tokoh pers Dahlan Iskan.
Hadir pula Dewan Penasehat PWI Pusat Anton Charlian, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainall Hilmie, serta para Ketua PWI dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Acara ini juga dihadiri oleh Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI).
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Menteri Kebudayaan Fadli Zon didampingi Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Puisi yang berlangsung di Wetland Square, Banjarmasin, pada Jumat (7/2/2025) malam. M. Roni berhasil meraih juara dalam ajang tersebut.
(ZF)






