“Memang benar sudah tinggi sebetulnya di zaman Pak Jokowi, investasi yang masuk. Tapi tetap kenapa masih banyak yang masuk Singapura, kenapa masih banyak relokasi ke Thailand? Kenapa kemarin ramai-ramai ke Vietnam?,” jelasnya.
Selain itu, maraknya tindakan korupsi serta penegakan hukum yang lemah turut menghambat investasi di Indonesia.
Menurutnya, ada tiga alasan yang menghambat investasi di Indonesia, yakni korupsi masih kuat, penegakan hukum belum kokoh dan ketiga reformasi birokrasi kita belum jalan.
“Menurut saya ada tiga hal yang menghambat investasi di Indonesia,” ucapnya.
Sebelumnya, DPR menyetujui pembentukan Kementerian Investasi serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat 9 April 2021.
Pembentukan dua kementerian itu sesuai dengan hasil keputusan Badan Musyawarah (Bamus) yang membahas surat dari Presiden Joko Widodo Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian.***






