Hasan mencontohkan subsidi Hasan Nasbi yang diberikan kepada masyarakat. “Kalau listrik nggak disubsidi, saudara-saudara kita yang menggunakan daya 900 KWH mungkin sudah tidak sanggup lagi membayar tagihan. Subsidi itu berasal dari pajak,” jelasnya.
Selain itu, Hasan mengungkapkan bahwa anggaran hasil pajak juga dialokasikan untuk sektor pendidikan. Pemerintah menggelontorkan Rp17 triliun untuk perbaikan sekolah dan Rp81 triliun untuk gaji guru. “Yang sekolah di sana siapa? Kan masyarakat. Gaji guru juga untuk kepentingan masyarakat,” imbuh Hasan.
Program pelayanan lain yang dibiayai dari pajak, seperti cek kesehatan gratis dan makanan bergizi gratis, juga menjadi perhatian pemerintah. “Jangan sampai ada yang menebar kebohongan atau kebencian hanya untuk memuaskan ego. Pemerintah kita mengembalikan pajak dengan sangat banyak dan langsung ke masyarakat,” tegasnya.
Hasan juga menekankan bahwa pajak digunakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan, irigasi, bendungan, dan bandara. “Itu di luar bentuk bantuan langsung. Pembangunan infrastruktur juga berasal dari pajak,” tambahnya.






