Pemerintah Sulteng Diminta Tegas Terhadap PT CPM

oleh -
oleh
Kawasan pertambangan PT Citra Palu Minerals (CPM) di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah. (Foto : Istimewa)

“Pemberian konsesi kepada PT.CPM di Kawasan Poboya sangat berbahaya karena bisa saja berpotensi memicu bencana alam. Terlebih lagi, kita berada dijalur sesar Palu-Koro. Sesuai pola ruang revisi RTRW Kota Palu 2018-2038 kawasan Poboya merupakan kawasan rawan bencana dan longsor.” Ungkap Eko, Rabu (29/01).

Menurut Eko, kawasan Poboya adalah kawasan yang memiliki air bersih yang menjadi sumber bagi ratusan ribu warga Kota Palu. Ia juga ikut menyesalkan hal ini karena pengerjaan tambang oleh PT CPM.

“Belum lagi dampak dari limbah B3 yang sangat beracun yang akan di timbulkan ketika perusahaan beroperasi. Hal ini akan sangat mengancam warga kota Palu.” kata Eko.

Selanjutnya, Dia mengharapkan Poboya agar dapat dipertahankan sebagai kawasan penyangga.

“2018 lalu daerah ini telah diterjang berbagai bencana–mulai dari gempa, tsunami dan likuifaksi. Semoga dengan adanya pencegahan yg dilakukan oleh pemerintah bisa meminimalisir tingkat resiko bencana di wilayah Sulteng, khususnya Kota Palu.” harap Eko.

Hingga kini, Pemerintah Provinsi belum mengeluarkan pernyataan dan tindakan apapun terkait penambangan yang dilakukan PT CPM di Poboya. (ZF)