Rombongan Komisi III DPR ke Palu, Kapolda Laporkan Penanganan Covid-19 di Sulteng

oleh -
oleh

“Permasalahan yang dihadapi dalam penanganan covid.19 adalah sebagian daerah belum ada Peraturan daerah dan kesadaran masyarakat masih rendah, masih ada masyarakat yang tidak mau diisolasi di rumah sakit rujukan, pasien melarikan diri dari rumah sakit, tracking kasus baru covid belum berjalan maksimal” jelas Irjen Pol. Abdul Rakhman Baso.

Kapolda juga menjelaskan dalam penanganan covid.19 sesuai penekanan bapak Presiden dan Kapolri, kita harus lebih tegas utamanya dalam menangani kerumunan.

Sementara itu dalam pengamanan Pilkada 2020, Kapolda Sulteng menerangkan bahwa Polda Sulteng menggelar operasi mantap praja dengan menyiapkan personil Polri sebanyak 5.792, TNI 1.059, linmas 12.612 dan BKO Mabes Polri 400 personil.

Guna menunjang pengamanan pilkada utamanya di daerah-daerah terpencil, Polda Sulteng telah diberikan bantuan dua unit Helicopter dari Mabes Polri, terangnya.

Keberhasilan dan permasalahan lain turut dilaporkan oleh Kapolda Sulteng antara lain tentang penanganan narkoba, tindak pidana Korupsi, permasalahan pertambangan, dan lain-lain

Itu antara lain beberapa hal yang dipaparkan Kapolda Sulteng, dimana setelah mendengarkan paparan mitra kerja lain komisi III DPR RI, paparan Kapolda Sulteng memperoleh beberapa tanggapan.

Tanggapan berupa apresiasi atas upaya yang dilakukan Polda Sulteng yang disampaikan oleh anggota Komisi III Sarifuddin Suding, Ahmad H.I.M Ali yang merupakan anggota DPR RI dapil Sulteng, dan Arteria Dahlan serta I Wayan Sudirta dengan memberikan catatan untuk dilakukan pengecekan dan ditindak lanjuti oleh Kapolda Sulteng.(**)