Suprayoga menyebutkan bahwa Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) siap memberikan bantuan jangka panjang untuk pemulihan pascabencana di Sulteng dengan target menjadikan Kota Palu sebagai Kota Berkelas Dunia (World Class City).
“JICA telah membantu pemerintah Indonesia untuk melakukan penelitian geologi di Lembah Palu untuk menentukan zona-zona terlarang dan aman bagi relokasi permukiman dan pembangunan secara luas ke depan,” ujar Suprayoga lagi.
Konsultasi publik yang dihadiri pejabat Eselon II dari Kementerian ESDM, Kementerian ATR/BPN, BNPB dan BMKG itu dimaksudkan untuk menghimpun pendapat publik dari empat daerah terdampak bencana di Sulteng sebelum konsep Rencana Induk Pemulihan dan Pembangunan Wilayah Pascabencana Provinsi Sulawesi Tengah dan NTB itu diserahkan kepada Wapres HM Jusuf Kalla pada 23 November untuk dibahas dan ditetapkan.
Konsep ini akan menjadi acuan bagi pemeritnah Provinsi Sulteng dan empat kabupaten/kota terdampak bencana untuk menyesuaikan Rencana Tata Ruang wilayah (RTRW) serta penyusunan rencana tindak secara rinci untuk mulai melakukan rekonstruksi dan pemulihan di berbagai bidang.
“Bila rencana dan strategi yang tertuang dalam konsep ini terlaksana, kami perkirakan daerah terdampak gempa akan pulih kembali dalam tempo empat tahun ke depan,” ujar Suprayoga.
Sumber; Antara






