Menurutnya Ipda Rano yang saat ini tergabung dalam Satgas Kejar Operasi Madago Raya, pada Selasa (26/10/2021) lalu mendapatkan telepon dari sang istri sesaat setelah melahirkan dan memintanya untuk mengadzankan putrinya yang baru lahir
AKBP Bronto menjelaskan, Ipda Rano baru bertugas dan bergabung dengan Operasi Madago Raya tahap 4 tahun 2021 sekitar dua minggu terakhir, saat berangkat tugas memang usia kandungan istrinya mendekati masa melahirkan.
“Walaupun Ipda Rano tengah menjalankan misi berbahaya yakni mengejar sisa-sisa kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dirinya masih bisa meluangkan waktu untuk mengadzani anaknya yang baru lahir ponselnya,”ungkap Bronto.
Dia berharap, kejadian tersebut bisa memotivasi para anggota yang sedang malaksanakan tugas yang jauh dari keluarga. Sementara itu, tanggung jawab sebagai suami atau kepala rumah tangga juga tetap harus jalan, pungkasnya.***






