PosRakyat – Direktur Perbenihan Kementrian Pertanian (Kementan) Edi Purnawan, S.P., M. SC bersama Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH., MH, didampingi Direktur PT. Mulia Argo Sarana (PT. MAS) Ir. Bambang melakukan panen jagung di lahan seluas 50 hektar di Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, Rabu (10/3) lalu.
Baca Juga: 34 Personil Polda Sulteng Lulus Seleksi SIP
Pada kesempatan itu, Direktur PT. Mulia Agro mengatakan, meskipun Donggala diliat sudah maju tetapi sebagian petani masih membajak dengan menggunakan sapi. Oleh karena itu, para petani yang ada di Donggala khususnya Labuan Toposo membutuhkan Alsintan dan perbaikan irigasi untuk meningkatkan produksi pertanian.
Baca Juga: Gubernur Sulteng Tetap Laksanakan Pelantikan
“Kami siap membantu untuk mensukseskan Donggala, sebagai pusat benih dan kita dukung semua semangat Bupati untuk menjadikan Donggala sebagai wilayah pertanian yang paling maju di Sulawesi Tengah,” kata Bambang.
Baca Juga: Soal Vaksin Nusantara, DPR RI Sebut BPOM Tidak Independen
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah yang disampaikan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Ir. Retno Ningtias M. Si, mengatakan bahwa selaku dinas yang membidangi Tanaman Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, sangat mendukung kegiatan tersebut dan sangat membutuhkan benih untuk di Provinsi Sulteng.
Untuk itu, perlu juga ada penangkar-penangkar lain baik itu di Kabupaten Donggala maupun di kabupaten lain guna memenuhi kebutuhan benih yang ada diProvinsi Sulawesi Tengah, baik yang diperlukan oleh pemerintah maupun yang akan dibeli swadaya oleh masyarakat.
Ia berharap benih-benih yang ada di Donggala, bisa membantu Pemerintah Provinsi Sulteng, dalam hal memenuhi kebutuhan pengadaan benih padi, jagung dan kedelai maupun benih-benih lainnya.
Pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Sulteng mendukung kegiatan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, kecamatan dan juga kelompok tani yang mau maju untuk memproduksi benih unggul di daerahnya.






