Gubernur Sulteng Tetap Laksanakan Pelantikan

oleh -
Pelantikan pejabat esalon di lingkup Pemprov Sulteng. Foto: humas pemprov Sulteng

PosRakyatGubernur Sulawesi Tengah Longky Djanggola melaksanakan pelantikan secara virtual, dan pengukuhan 9 orang pejabat secara offline pada Rabu.

Baca Juga: Soal Vaksin Nusantara, DPR RI Sebut BPOM Tidak Independen

Adapun pelantikan yang dilaksanakan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 061/1505/Otda, tanggal 13 Maret 2020 perihal persetujuan nomenklatur perangkat daerah di lingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah ditindak lanjuti dengan ditetapkannya beberapa peraturan gubernur tentang perubahan struktur organisasi dan nomenklatur beberapa dinas, badan dan biro-biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yakni;

Baca Juga: Mantan Menteri Edhy Prabowo Beri Mobil dan Sewakan Apartemen Untuk Sespri Perempuan

Pergub sulteng nomor 15 tahun 2020 tentang perubahan atas pergub nomor 2 tahun 2018 tentang pembentukan dan susunan organisasi upt RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Menaker Upayakan Pencairan BSU BPJS Ketenagakerjaan Tahun Ini

Pergub Sulteng nomor 16 tahun 2020 tentang perubahan atas pergub nomor 3 tahun 2018 tentang pembentukan dan susunan Organisasi UPT RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga: LS-ADI Doa Bersama dan Santuni Keluarga Korban Longsor PETI Desa Buranga

Pergub Sulteng nomor 18 tahun 2020 tentang perubahan atas pergub nomor 44 tahun 2016 tentang kedudukan dan susunan organisasi badan daerah.

Pergub sulteng nomor 19 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas pergub nomor 43 tahun 2016 tentang kedudukan dan susunan organisasi dinas daerah.

Pergub Sulteng nomor 20 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Pergub nomor 1 tahun 2018 tentang kedudukan dan susunan organisasi upt dinas, upt badan dan cabang dinas.

Pergub sulteng nomor 21 tahun 2020 tentang kedudukan dan susunan organisasi sekretariat daerah, sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah dan inspektorat daerah.

Persetujuan pelantikan dan pengukuhan ini adalah surat menteri dalam negeri nomor 821/1388/otda tanggal 3 maret 2021, hal persetujuan pengukuhan dan pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Maka hal ini telah mendorong dilaksanakannya pelantikan dan pengukuhan bagi pejabat-pejabat yang cakap dan layak menduduki nomenklatur baru tersebut.

Dan selanjutnya jika tidak dilakukan pelantikan dan pengukuhan untuk mengisi pos jabatan pada nomenklatur tersebut, hal ini akan berdampak pada pelaksanaan anggaran dan kegiatan yang sudah terprogram di dalam jabatan dimaksud pada Tahun Anggaran 2021.

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan bahwa pelantikan dan pengukuhan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan merupakan sebuah standar dalam rangka melakukan pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan supaya organisasi pemerintah daerah dapat bergerak lebih cepat, maupun substansi lainnya yaitu sebagai perwujudan pola pembinaan dan pengembangan karir ASN yang pada gilirannya berkorelasi dengan peningkatan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan seorang abdi negara.

Sementara, harapan gubernur pada pajabat yang dilakukan pengukuhan dan pelantikan agar dapat segera beradaptasi dan mempelajari apa yang menjadi tugas tanggungjawab barunya, demi hadirnya inovasi, kinerja dan kontribusi maksimal yang pemerintah melalui program kegiatan di unit kerja masing-masing.***

(BIRO HUMAS DAN PROTOKOL)