PosRakyat – Pemerhati lingkungan Sulawesi Tengah (Sulteng), Rully Haju menyebut banjir yang terjadi di Morowali Utara beberapa hari ini diduga disebabkan oleh aktivitas tambang nikel PT Mulia Pasific Resources (MPR).
“PT MPR itu beroperasi sejak tahun 2012. Lokasi tambangnya persis di atas pegunungan dalam lingkar kota Kolonedale, ibu Kota Morowali Utara,” ujar Rully.

Ruly menyebutkan, banjir yang terjadi di Morowali Utara saat ini adalah akumulasi dampak lingkungan operasi Tambang PT MPR.






