Aniendya Jabarkan Tantangan Media di HPN 2018

oleh -
oleh
Anindya Bakrie, mengenakan batik berwarna putih (kiri) saat sesi foto bersama para pembicara Konfensi Nasional Media Massa di Hotel Inna Muara. Kamis 08 Februari 2018

Tekanan selanjutnya, terang Anin, adalah disrupsi teknologi yang ditandai masuknya platform baru, di mana pemain-pemain asing masuk dan bersaing. Karena, menurut Anin, tidak sedikit pemain-pemain yang memiliki platform teknologi beralih menjadi pemain media.

Mereka juga melakukan konsolidasi dari sisi aplikasi atau platform. Yang tadinya hanya berupa media sosial, berubah menjadi chat Apps, search engine, dan video streaming. “Tekanan itu yang menjadi deflasi di industri ini akan terus terjadi, dan ini tak bisa dielakkan,” tutur Anin.

Kendati banyak tekanan yang menghimpit media nasional saat ini, Anin menyatakan bukan berarti media nasional ini harus menyerah. Justru munculnya tantangan ini membuat semua pemain yang ada di dalamnya mencari jalan keluar agar bisnis ini ‘sustainable’.

“Media ke depan harus berpikir lebih banyak, mendengarkan lebih baik dari sisi pelanggan kita dan mencoba melayani secara 360 derajat,” ujar Anin. ***