Olehnya Atnan mendesak kepada aparat penegak hukum (APH), untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan, karena ada dugaan telah terjadi kerugian negara yang dinilainya cukup signifikan.
sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kabupaten Sigi saat dihubungi media ini via WhatsApp mengatakan bahawa akan meninjau kembali ke lokasi bendungan tersebut.
“Bagusnya saya ke lapangan dulu. Tapi yang pasti bahwa pasangan bronjong menggunakan pabrikasi, hanya berkali – kali terkena banjir sehingga penanganan paling optimal mengangkat kembali bronjong yang sempat miring,” ungkapnya.
[Penulis : ZF]






