Atas nama rakyat anti korupsi, maka aliansi turun ke jalan menyuarakan indikasi ketidak becusnya penanganan korupsi di Balut. Di mana Bupati Balut sudah ditahan, sementara Sekab dibebaskan. Inilah yang perlu dipertanyakan, mengapa pihak pengadilan membebaskan.
“Usut tuntas dugaan kongkalikong atas pembebasan Sekab Balut. Kami di sini merasakan kegelapan karena tidak adanya cahaya keadilan bagi masyarakat,” katanya.
Sementara, saat unjuk rasa di Kejati, mereka mencari tahu dikemanakan uang rakyat yang telah dikorupsi. Dan sampai di mana pengusutan tentang dugaan kasus korupsi yang ada di Kabupaten Balut. Sebab saat praperadilan Sekab Balut dibebaskan oleh pengadilan. Massa aksi meminta penjelasan dari pihak Kejati Sulteng agar publik tahu apa alasan dari lembaga negara pengadilan membebaskan Sekab.
“Kami menuntut mengusut tuntas mengapa dibebaskan. Jangan sampai ada dugaan kongkalikong antara Kejati dan Pengadilan dengan Sekab. Mendesak pihak Kejati untuk memberikan informasi mengenai pembebasan Sekab,” ujar Fandy seorang massa aksi dalam orasinya.
Massa aksi meminta agar jangan sampai dibiarkan mereka bermain – main dengan korupsi. Pejabat – pejabat merampok uang rakyat segera diusut untuk di penjarakan.
Begitu banyak upaya perkara korupsi yang telah dicoba untuk ditindak, namun lembaga yang konon katanya untuk menegakkan keadilan ternyata justru hanya menjadi penghalang upaya – upaya memberikan keadilan bagi masyarakat dalam pemberantasan korupsi.
Massa aksi meminta empat tuntutan mereka untuk segera disikapi. Pertama, berpegang teguhlah pada kebenaran dan keadilan. Kedua, tuntaskan perkara – perkara korupsi dengan semangat kejujuran dan pengabdian. Tiga, keterbukaan informasi. Empat, bersihkan Kabupaten Banggai Laut dari korupsi, dan kelima bersihkan korupsi di Sulteng.
Pada kesempatan itu, pihak Kejati Sulteng menerima permintaan perwakilan dari massa aksi untuk audiens mengenai dugaan korupsi di Balut dan pembebasan Sekab Balut.
Sebelum masuk ke gedung Kejati, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng, Jacob Hendrik menemui massa aksi di halaman kantor dan melakukan foto bersama dengan massa aksi. ***






