Kesadaran diri tejadi ketika seseorang terpusat dan menikmati kehidupannya kini dibanding cemas terhadap masa lalu dan masa depan. Proactive coping terjadi ketika seseorang terlibat dalam perencanaan untuk menurunkan risiko stres di masa mendatang.
Untuk melihat bagaimana faktor ini mempengaruhi stres, peneliti mempelajari data dari 223 partisipan. Partisipan melingkupi 116 orang pada usia antara 60 hingga 90 tahun serta 107 orang antara usia 18 hingga 36 tahun.
2 dari 2 halaman
Berdasar sejumlah survei yang diberikan, peneliti mengetahui bahwa keterlibatan pada perencanaan masa mendatang bisa bermanfaat untuk membatasi efek dari penyebab stres sehari-hari. Manfaat yang diperoleh ini sayangnya segera menghilang pada esok harinya ketika partisipan kurang bisa menikmati keidupan mereka.
“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa kombinasi dari proactive coping serta menikmati hidup dengan tinggi membuat partisipan dari segala usia lebih baik dalam melawan stres,” terang Neupert.
Sumber : Merdeka.com