Lispin juga mengajak segenap generasi muda di Kabupaten Poso untuk berani dan bersatu melawan hoax yang telah merusak tatanan kemasyarakatan, khususnya pemuda.
“Hoax terlihat sangat efektif merusak generasi. Kita lihat sekarang berita hoax sudah sampai keseluruh lapisan masyarakat terlebih generasi muda melalui media sosial,” ujarnya.
Olehnya itu pinta Lispin, generasi muda harus memenangkan yang benar dan mengalahkan yang hoax. Siapa saja yang menyebar berita hoax, maka akan melawan pemuda.
“Selama ini ternyata putaran informasi hoax menyasar generasi muda. Pemuda menjadi sasaran empuk hoax, karena pemuda tidak bisa mengontrol emosinya. Jadi, pihak yang sangat potensial menghadang berita hoax adalah pemuda,” pungkasnya. (Agus M)






